Galeri Photo Terbaru
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik
  Visitors : 608755 visitors
  Hits : 955 hits
  Today : 1 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

dodikdp@yahoo.co.id    
Agenda
24 February 2018
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Perbuatan Orang Tua adalah Contoh bagi Anaknya

Tanggal : 13/04/2010, dibaca 532 kali.

 Tulisan ini disadur dari buku panduan untuk para orangtua dari Pesantren Persis 67 Benda Tasikmalaya

Wahai para ayah dan ibu
Apakah sama antara anak yang melihat orang tuanya rutin bedzikir dengan bacaan tahlil, tahmid, tasbih, dan takbir dengan orangtua yang malah tersibukkan dengan urusan dunia sehingga lalai mengingat ALLAH??

Apakah sama antara anak yang melihat orangtuanya bersedekah secara sembunyi-sembunyi dengan anak yang sering melihat ayahnya menghamburkan uang untuk hal2 yang tidak penting??

Anak yang sering melihat orangtuanya gemar puasa senin kamis, rajin menghadiri shalat jama`ah di masjid dengan anak yang sering melihat ayahnya sibuk sendiri dengan hobinya, atau didepan TV atau menonton bioskop?

Kita akan melihat anak yang sering memperhatikan orangtuanya melantunkan ayat suci dengan anak yang sering melihat ayahnya melantunkan nyanyian. Pasti anak akan mencontoh perbuatan tersebut.

Begitu pula jika seseorang sering mendoakan orangtuanya, meminta ampunan untuk keduanya. Atau juga dia sering menziarahi kuburan orangtuanya, memperbanyak shodaqoh untuk keduanya, menjalin tali silaturahmi dengan orang2 yang dekat dengan orangtuanya. Jika anak ini melihat bahwa ayah ibunya sangat berbakti pada orangtuanya, maka dengan izin ALLAH anak tersebut akan mencontoh akhlak tersebut.

Anak yang selalu diajari shalat oleh orangtuanya pasti berbeda dengan anak yang dibiarkan menonton film atau main game.

Anak yang selalu melihat orangtuanya melakukan shalat malam, rela menjauhkan dirinya dari kasur yang empuk, lebih memilih berdiri menghadap ALLAH dengan hati yang cemas, berharap meraih surga ALLAH dan takut akan adzabNya

Mungkin anaknya akan sedikit bertanya, `Ayah/ibu, mengapa menangis? Mengapa harus shalat dan rela meninggalkan kasur yang empuk??`

Ini mungkin beberapa pertanyaan yang akan muncul dan akan selalu memikirkan hal itu, Insya ALLAH dia pasti akan meneladani hal semacam itu.
Begitu pula dengan anak putri yang selalu melihat ibunya menutup aurat dari pria, penuh dengan rasa malu, selalu menjaga kehormatan. Putrinya pasti akan mencontoh perbuatan mulia ini. Hal ini berbeda dengan seorang ibu yang sering membuka aurat, berpakaian tapi telanjang, bersalaman dengan lawan jenis, sering bercampur baur dengan mereka, anaknya pasti akan meneladani sikap tersebut.
Oleh karena itu, senantiasalah kita selaku ayah dan ibu untuk bertakwa pada ALLAH demi kebaikan anak-anak kita. Hendaklah kita selalu memberi contoh yang baik pada mereka. Berilah teladan pada mereka dengan akhlak yang mulia, sifat yang indah. Hendaklah orangtua selalu berpegang teguh dengan agama ini, berpegang teguh dengan ajaran ALLAH dan Rasul-Nya



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Zainal -  [godegst@yahoo.co.id]  Tanggal : 28/04/2010
Assalamualaikum, wr.wb.
Subhanallah setelah membaca, jadi terharu tapi kelanjutan kisahnya mana lagi, dong???????


   Kembali ke Atas