Thu. Jul 18th, 2024

Pada hari Senin tanggal 25 September 2023, Tim Jabar Masagi datang ke SMAN 1 Kadipaten untuk melaksanakan Kegiatan pendampingan kedua Implementasi Sekolah Masagi SMAN 1 Kadipaten untuk berdiskusi, sharing dan wawancara terkait kegiatan yang telah dilaksanakan.
Agenda pendampingan kedua ini adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan rencana tindak lanjut program Sekolah Masagi SMAN 1 Kadipaten yaitu pengintegrasian Kurikulum Masagi dalam Kurikulum Operasional SMAN 1 Kadipaten. Integrasi tersebut dimplementasikan dalam kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, Kokurikuler P5 dan dalam pembiasaan positif Budaya Sekolah dengan mengusung budaya SISINDIRAN sebagai fokus pelestarian kearifan lokal budaya Jawa Barat.
Khusus dalam integrasi kegiatan Intrakurikuler dan ekstrakurikuler, sisindiran diadopsi sebagai alternatif bentuk refleksi pembelajaran yang dilaksanakan oleh para peserta didik maupun guru di akhir kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan ini diperkenalkan model refleksi SISIRAN (SIsindiran reflekSi pembelajaRAN) yang menjadi ciri khas dari implementasi Kurikulum Operasional SMAN 1 Kadipaten. Untuk integrasi dalam kegiatan kokurikuler P5, sisindiran dijadikan topik dari tema kearifan lokal pelaksanaan projek yang diberi judul “Sisindiran Pantun Sunda, Piwuruk Santun Mawa Bagja”. Sementara dalam pembiasaan positif budaya sekolah, sisindiran diaplikasikan dalam praktek pembuatan poster, program kegiatan sekolah, perayaan, reklame, informasi, rapat, upacara, kegiatan khusus, lomba dan Kemis DASI (Kemis nyunDA – SIsindiran).
Untuk hasil aksi, refleksi dan tindak lanjut dari pelaksanaan program ini, di akhir tahun pelajaran akan diterbitkan Buku Antology SISIRAN (Sisindiran Refleksi Pembelajaran) dari karya-karya terbaik yang diciptakan oleh seluruh warga SMAN 1 Kadipaten (Pengawas Pembina, Kepala Sekolah, Guru, Tenaga Administrasi Sekolah, Komite Sekolah dan tentunya para Peserta Didik SMAN 1 Kadipaten serta tamu terhormat Tim Jabar Masagi Provinsi Jawa Barat)

Hayu Urang Sisindiran, Ngamumule Budaya Sunda:

Meuli Jangka eujeng benten
Tokona di tengah kota
SMANSAKA KADIPATEN
Sakola BerAsAs Cinta

 

Panganten urang Ciater
Dianteur ku kulawargi
Kadipaten Berkarakter
Jadi sakola masagi

              

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *